Kalender Ovulasi atau Masa Subur

Cara Membuat Kalender Ovulasi Dengan Mudah Jika Ingin Promil

Keberadaan kalender ovulasi atau masa subur memang sangat penting terutama bagi anda yang sedang menjalani program hamil. Sebab dengan mengetahuinya itulah maka peluang besar mempunyai keturunan ternyata lebih besar apabila sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan tersebut. 

Seperti sudah diketahui, ketika menjalani promil alias program hamil tentu ada banyak hal yang harus diketahui terlebih dahulu. Selain mempersiapkan kondisi fisik yang baik, anda dan pasangan yang sudah menikah sebaiknya juga harus mengetahui kalender masa subur. Adapun cara mengeceknya sendiri ternyata dipengaruhi dengan siklus menstruasi dari anda. 

Cara Menghitung Kalender Ovulasi Dengan Mudah

Kehamilan sendiri dapat terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur ketika masa pembuahan sedang terjadi. Oleh sebab itulah, anda juga harus mengetahui bahwa kehamilan akan terjadi pada masa ovulasi atau dikenal dengan masa subur. Jika anda sedang merencanakan program hamil Bersama dengan pasangan, maka informasi inipun wajib diketahui. 

Setiap wanita sendiri memang mempunyai siklus menstruasi yang berbeda-beda. Tetapi secara umum rentang normalnya adalah 24-38 hari. Nah, diantara siklus inilah ternyata wanita akan melewati masa subur. Dimana sel telur dilepaskan ke Rahim dan kemudian akan siap dibuahi oleh sel sperma. 

Adapun masa subur sendiri biasanya akn terjadi pada rentang 12-24 hari sebelum menstruasi di hari pertama muncul. Di samping itu, masa subur sebelum haid terjadi selama 12-16 hari. Lantas bagaimanakah cara menghitung kalender ovulasi atau masa subur tersebut? nah, untuk melakukannya sendiri ternyata tidaklah sulit dilakukan. Berikut beberapa hal yang wajib diperhatikan 

  1. Hari pertama dari ovulasi biasanya akan dihitung dengan cara mengurangi siklus terpendek dengan 18. Sebagai contohnya adalah siklus haid tespek adalah 28 hari maka dapat diperoleh 28-18 =10. Ini berarti hari pertama dalam masa subur merupakan hari ke-10 sesudah hari pertama dari menstruasi. 
  2. 2. Hari terakhir dari masa subur adalah dapat dihitung dengan cara mengurangi siklus terpanjang dengan 11. Sebagai contohnya adalah siklus haid terpanjang adalah 32 hari, maka 32-11= 21. Ini berarti hari terakhir di dalam kalender masa subur tersebut yakni hari ke-21 sesudah pertama menstruasi tersebut. 

Sesuai dengan perhitungan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa kalender masa subur anda mempunyai kisaran 10-21 hari sesudah hari pertama dari menstruasi. Nah, pada hari itulah maka pasangan suami istri dianjurkan buat berhubungan seksual demi meningkatkan peluang hamil. 

Jika anda bingung apabila menghitung masa subur dengan menggunakan cara diatas, maka sebaiknya menggunakan aplikasi buat menghitung masa subur yang sudah bisa ditemukan dengan mudah di Internet. 

Menjalani program hamil, tentu ada banyak hal yang harus disiapkan terlebih dahulu agar peluang hamil cukup tinggi. Termasuk mengetahui kalender ovulasi atau masa subur yang mampu meningkatkan kehamilan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.